Translate

Senin, 16 Maret 2015

PENDAHULUAN - TAWAKAL



PENDAHULUAN - TAWAKAL
_____________________________________________________________________

TAWAKAL adalah Jalan terindah dan teragung bagi para hamba pilihan. Allah memerintahkan Nabi Muhammad untuk bertawakal. Allah swt dan Rasul-Nya memerintahkan para mukmin untuk memiliki akhlak mulia ini. Allah swt berfirman :

29. Katakanlah: "Dia-lah Allah yang Maha Penyayang Kami beriman kepada-Nya dan kepada-Nya-lah Kami bertawakkal. kelak kamu akan mengetahui siapakah yang berada dalam kesesatan yang nyata". (QS. Al-Mulk [67] : 29).

Dilain ayat, Allah juga berfirman :

79. sebab itu bertakwalah kepada Allah, Sesungguhnya kamu (Muhammad) berada di atas kebenaran yang nyata. (QS. An-Naml [27] : 79).


š81. dan mereka (orang-orang munafik) mengatakan: "(Kewajiban Kami hanyalah) taat". tetapi apabila mereka telah pergi dari sisimu, sebahagian dari mereka mengatur siasat di malam hari (mengambil keputusan) lain dari yang telah mereka katakan tadi. Allah menulis siasat yang mereka atur di malam hari itu, Maka berpalinglah kamu dari mereka dan tawakallah kepada Allah. cukuplah Allah menjadi Pelindung. (QS. An-Nisa’ [4] : 81).
 

58. dan bertawakkallah kepada Allah yang hidup (kekal) yang tidak mati, dan bertasbihlah dengan memuji-Nya. dan cukuplah Dia Maha mengetahui dosa-dosa hamba-hamba-Nya.(QS. Al-furqan [25] : 58).



159. Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah kamu Berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu. karena itu ma'afkanlah mereka, mohonkanlah ampun bagi mereka, dan bermusyawaratlah dengan mereka dalam urusan itu. kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad, Maka bertawakkallah kepada Allah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakkal kepada-Nya.(QS. Ali ‘Imran [3] : 159).


12. mengapa Kami tidak akan bertawakkal kepada Allah Padahal Dia telah menunjukkan jalan kepada Kami, dan Kami sungguh-sungguh akan bersabar terhadap gangguan-gangguan yang kamu lakukan kepada kami. dan hanya kepada Allah saja orang-orang yang bertawakkal itu, berserah diri". (QS. Ibrahim [14] : 12)



173. (yaitu) orang-orang (yang mentaati Allah dan Rasul) yang kepada mereka ada orang-orang yang mengatakan: "Sesungguhnya manusia[orang-orang Quraisy] telah mengumpulkan pasukan untuk menyerang kamu, karena itu takutlah kepada mereka", Maka Perkataan itu menambah keimanan mereka dan mereka menjawab: "Cukuplah Allah menjadi penolong Kami dan Allah adalah Sebaik-baik Pelindung". QS Ali’Imran [3] : 173).

4. Sesungguhnya telah ada suri tauladan yang baik bagimu pada Ibrahim dan orang-orang yang bersama dengan dia; ketika mereka berkata kepada kaum mereka: "Sesungguhnya Kami berlepas diri daripada kamu dari daripada apa yang kamu sembah selain Allah, Kami ingkari (kekafiran)mu dan telah nyata antara Kami dan kamu permusuhan dan kebencian buat selama-lamanya sampai kamu beriman kepada Allah saja. kecuali Perkataan Ibrahim kepada bapaknya[lih note]: "Sesungguhnya aku akan memohonkan ampunan bagi kamu dan aku tiada dapat menolak sesuatupun dari kamu (siksaan) Allah". (Ibrahim berkata): "Ya Tuhan Kami hanya kepada Engkaulah Kami bertawakkal dan hanya kepada Engkaulah Kami bertaubat dan hanya kepada Engkaulah Kami kembali." (QS. Al Mumtahanah [60] : 4).


[note :] Nabi Ibrahim pernah memintakan ampunan bagi bapaknya yang musyrik kepada Allah : ini tidak boleh ditiru, karena Allah tidak membenarkan orang mukmin memintakan ampunan untuk orang-orang kafir (Lihat surat An Nisa ayat 48).

23. berkatalah dua orang diantara orang-orang yang takut (kepada Allah) yang Allah telah memberi nikmat atas keduanya: "Serbulah mereka dengan melalui pintu gerbang (kota) itu, Maka bila kamu memasukinya niscaya kamu akan menang. dan hanya kepada Allah hendaknya kamu bertawakkal, jika kamu benar-benar orang yang beriman". (QS. Al-Ma’idah [5] : 23).
 

11. Rasul-rasul mereka berkata kepada mereka: "Kami tidak lain hanyalah manusia seperti kamu, akan tetapi Allah memberi karunia kepada siapa yang Dia kehendaki di antara hamba-hamba-Nya. dan tidak patut bagi Kami mendatangkan suatu bukti kepada kamu melainkan dengan izin Allah. dan hanya kepada Allah sajalah hendaknya orang-orang mukmin bertawakkal. (QS. Ibrahim [14] : 11).

Allah menyebutkan kata “Tawakal” hanya untuk orang-orang yang dekat dengan-Nya, orang-orang yang mulia di sisi-Nya dan orang-orang pilihan-Nya. Keimanan mereka harus disertai dengan Tawakal. Ketika tidak disertai dengan tawakal, keimanan itu tidak sempurna. Orang yang tidak bertawakal cenderung memiliki keimanan yang tipis.


Allah swt menjelaskan karakter orang yang beriman dan bertawakal di dalam firman-Nya berikut ini :

2. Sesungguhnya orang-orang yang beriman ialah mereka yang bila disebut nama Allah gemetarlah hati mereka, dan apabila dibacakan ayat-ayatNya bertambahlah iman mereka (karenanya), dan hanya kepada Tuhanlah mereka bertawakkal. (QS. Al-anfal [8] : 2).


Allah swt, juga memberitahukan para rasul-Nya bahwa tawakal adalah tempat bertopang dan bersandar mereka. Karena itu Allah swt memerintahkan mereka untuk memelihara tawakal di dalam diri mereka. Allah swt berfirman :


84. berkata Musa: "Hai kaumku, jika kamu beriman kepada Allah, Maka bertawakkallah kepada-Nya saja, jika kamu benar-benar orang yang berserah diri."


85. lalu mereka berkata: "Kepada Allahlah Kami bertawakkal! Ya Tuhan kami; janganlah Engkau jadikan Kami sasaran fitnah bagi kaum yang'zalim, (QS. Yunus [10] : 84 – 85).


Oleh Karena itu, kita harus meneladani perikehidupan Rasulullah saw, karena beliau yang mengajarkan kepada kita cara terbaik untuk yakin dan tawakal kepada Allah swt. Dengan begitu, Allah mencatat usaha kita dalam bertawakal kepada-Nya sebagai cara untuk menyatukan kita bersama Rasulullah saw dalam surga.

_________________________________
Blog ilmu-tawakal.blogspot.com sebagian besar akan menulis ulang (saduran) dari kitab “ENSIKLOPEDIA AKHLAK MUHAMMAD SAW” Penulis : Mahmud Al-Mushri, Penerbit  PENA. BAB 6 – TAWAKAL.

Dengan tujuan untuk memberikan penjabaran tuntas mengenai ilmu tawakal dan pengalaman blogger sendiri akan implementasi Tawakal dalam kehidupan nyata.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar